Imunisasi untuk Orang Dewasa, Pentingkah?


   Banyak orang menganggap imunisasi hanya dibutuhkan oleh bayi dan balita saja. Padahal, orang dewasa dengan kondisi kesehatan yang membutuhkan perlindungan lebih, gaya hidup yang aktif, atau tuntutan pekerjaan yang sangat tinggi juga perlu diberikan imunisasi. Selain untuk membentuk antibodi dalam tubuh, imunisasi untuk orang dewasa juga dapat mencegah meluasnya penyebaran penyakit. Imunisasi bagi orang dewasa memiliki peran yang sangat penting. Berikut 7 imunisasi yang diperlukan bagi orang dewasa :

1. Imunisasi Influenza
Imunisasi influenza adalah imunisasi yang melindungi terhadap infeksi virus influenza. Imunisasi ini bisa diberikan di usia 6 bulan ke atas hingga lansia di atas usia 65 tahun. Orang dewasa yang sehat pun dianjurkan untuk melakukan imunisasi influenza. Imunisasi influenza biasa diberi setiap 1 tahun sekali antara Oktober sampai pertengahan November. Ada beberapa tipe imunisasi influenza, yaitu satu suntikan imunisasi flu dosis trivalen standar (IIV3) atau dikenal juga dengan nama Afluaria bisa diberikan untuk orang berusia 18-64 tahun. Sementara, imunisasi flu trivalen berdosis tinggi diberikan kepada orang berusia 65 tahun atau lebih. Daftarkan diri Anda untuk melakukan imunisasi flu secara online di Imunicare.
2. Imunisasi Pneumokokus
Orang dewasa berisiko terkena penyakit pneumokokus. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae dan bisa menyerang paru-paru, aliran darah, memengaruhi jaringan dan cairan di otak serta sumsum tulang belakang. Ada dua imunisasi yang efektif mencegah pneumokokus, yaitu PCV13 (imunisasi konjugasi pneumokokus) dan PPSV23 (imunisasi polisakarida pneumokokus). Namun, kedua imunisasi ini tidak bisa diberi dalam waktu yang sama, harus ada jeda waktu di antara keduanya.
3. Imunisasi HPV
Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang menyebabkan kutil kelamin dan kanker, serta menyebar lewat hubungan intim. HPV dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Penggunaan imunisasi HPV direkomendasikan pada orang dewasa berusia 27-45 tahun. Imunisasi ini bisa melindungi orang dewasa dari infeksi menular seksual. Namun, imunisasi ini hanya bisa melindungi jika penerima belum pernah terinfeksi HPV sebelumnya. Mengapa imunisasi ini disarankan untuk orang-orang berusia 27-45 tahun? Sebab, orang yang berada di usia ini rata-rata sudah aktif secara seksual. Oleh karena itu, potensi terkena HPV lebih tinggi. Infeksi HPV dapat menyebabkan kanker serviks, vulva dan vagina pada perempuan, kanker penis pada pria serta kanker anus dan belakang tenggorokan.
4. Imunisasi Difteri
Imunisasi lain yang diperlukan oleh orang dewasa adalah imunisasi difteri. Difteri adalah penyakit bakteri akut yang menyerang amandel, tenggorokan, hidung atau kulit. Biasanya, penyakit ini menyebar dari orang ke orang karena menghirup cairan yang mengandung bakteri difteri. Difteri juga menyebar melalui gelas minum atau lewat batuk dan bersin. Untuk orang dewasa, imunisasi kombinasi (disebut juga sebagai Td booster) dapat melindungi dari tetanus dan difteri. imunisasi ini harus diberi setiap 10 tahun sekali dan bisa diberikan kepada orang dewasa berusia 19-64 tahun.
5. Imunisasi Herpes Zoster
Jika Anda mempunyai orang tua atau kakek-nenek yang berusia di atas 60 tahun, ada baiknya untuk merekomendasikan imunisasi herpes zoster kepada mereka. Imunisasi ini bernama Zostavax, untuk diberikan pada kelompok usia 50-59 tahun. Namun, imunisasi ini lebih efektif digunakan oleh orang berusia 60 tahun ke atas. Namun, imunisasi herpes zoster tidak disarankan untuk diberi kepada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti karena HIV/AIDS, pengaruh obat steroid dan orang yang telah mengalami pengobatan kanker seperti radiasi atau kemoterapi.
6. Imunisasi Tetanus
Penyakit tetanus disebabkan oleh bakteri yang mempengaruhi sistem saraf. Tetanus bisa memasuki tubuh melalui luka, seperti lewat tusukan atau goresan. Namun, yang paling rentan adalah ketika luka itu sangat dalam akibat paku atau pisau, membuat tetanus bisa masuk ke tubuh lebih cepat. Bakteri tetanus umum ditemukan di tanah, debu atau pupuk kandang, ungkap laman Adult Vaccination. Untuk mencegah tetanus diperlukan imunisasi. Orang dewasa yang tidak pernah mendapat imunisasi tetanus lengkap wajib diberikan tiga dosis imunisasi dalam rentang periode 7-12 bulan. Selain itu, orang dewasa dengan penyakit diabetes lebih berisiko terhadap tetanus.
7. Imunisasi Hepatitis B
Biasanya, imunisasi hepatitis B diberikan untuk bayi baru lahir sampai usia 18 tahun. Namun, imunisasi hepatitis B juga direkomendasikan pada orang dewasa yang menderita diabetes dan mereka yang berisiko tinggi terkena hepatitis B karena pekerjaan, gaya hidup dan kondisi lingkungan tempat tinggal. Imunisasi hepatitis B diberikan dalam dua dosis yang diberikan secara terpisah. Imunisasi ini juga dikenal sebagai imunisasi anti-kanker karena bisa mencegah munculnya kanker hati akibat hepatitis B.

   Itulah 7 imunisasi yang perlu diberikan kepada orang dewasa. Anda bisa lakukan imunisasi tersebut di Imunicare, jadwalkan sekarang secara online.

Imunisasi? Ya Imunicare!